Ambararajanews.com- Jumat, 07 Maret 2025, HMI Cabang Singaraja melakukan audiensi bersama Dandim 1609/Buleleng di Kodim 1609.
Ketua Umum HMI Cabang Singaraja, Didit Kurniadin bersama Sekretaris Umum HMI Cabang Singaraja Etik Maesawardani melakukan audiensi dan disambut baik oleh Letkol Kav Angga Nurdyana, S.Sos., M.I.P selaku Komandan Kodim 1609/Buleleng yang didampingi Crish promotor Bank Sampah.
Dalam audiensi tersebut banyak membahas langkah strategis untuk membangun kemandirian ekonomi dalam organisasi ataupun instansi lainnya tanpa menunggu asupan dana dari pemerintah pusat.
"Sebagai organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan seperti HMI ini, harus memiliki langkah strategis untuk bisa membangun kemandirian ekonomi, banyak cara, bisa melalui bank sampah, memasarkan produk kopi dari petani, karena Buleleng terkenal dengan hasil pertaniannya, kemudian membangun usaha-usaha mikro yang tentunya butuh mentor, salah satunya mentor dari HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)," ujar Angga.
Langkah strategis itu disambut baik oleh HMI Cabang Singaraja, Didit Kurniadin, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja menyampaikan bahwa program yang disampaikan Dandim selaras dengan program yang ancangkan ketika Rapat Kerja (Raker) beberapa waktu lalu.
"Kami sangat sepakat dengan membangun kemandirian ekonomi di organisasi ini, program semacam itu juga selaras dengan yang kami ancangkan di Raker beberapa waktu lalu. Mengenai Bank Sampah kami sudah mulai pelaksanaannya dengan mengumpulkan sampah plastik, sebagai bentuk cinta lingkungan dan membangun kemandirian ekonomi dalam organisasi, kami juga akan adakan program usaha mikro, tetapi harus pelatihan dulu yang akan diadakan bidang Kewirausahaan dan Pengembangan Profesi (KPP)," pungkas Didit.
Menyambung penyampaian dari Didit, Chris juga menyampaikan beberapa trik untuk mengumpulkan sampah agar bernilai jual yang ideal.
"Langkah HMI sudah bagus, sudah mulai mengumpulkan sampah plastik, untuk menghasilkan nilai jual yang ideal ada beberapa cara, yang pertama pilah sampah plastik dengan isinya, kemudian buka merek produk yang ada di botol atau sampah plastik lainnya, dan terakhir sampah plastik nya diremas agar menjadi berat", jelasnya
Selain membahas kemandirian ekonomi, melalu diskusi hangat itu, muncul juga sebuah ide baru sebagai langkah awal mewujudkan HMI sehat, Sekretaris Umum HMI Cabang Singaraja menyampaikan perlu bersinergi dengan TNI dalam hal ini Kodim.
"Selain kemandirian ekonomi, yang perlu kita perhatikan adalah kesehatan fisik dan mental, melalui ini HMI ingin bersinergi dengan Kodim agar bisa melaksanakan program HMI Sehat yang diisi dengan kegiatan olahraga bersama, mengajak para kader HMI dan masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatannya", Tutur Etik.
Ide tersebut disambut hangat oleh Angga, Komandan Kodim 1609/Buleleng, karena pemuda sekarang kurang memperhatikan kesehatan kegiatan seperti bagus untuk dilaksanakan
"Bagus program HMI Sehat jika dilaksanakan, karena pemuda sekarang kurang memperhatikan kesehatan diri, selain sebagai mitra bank sampah kami juga siap nanti sebagai mitra untuk program HMI Sehat, tinggal agendakan saja", tutup Angga.