Ambararajanews.com_ Dialog Ramadhan Ceria bersama HMI Cabang Singaraja dan RRI Singaraja telah berlangsung kembali pada Minggu, 09 Maret 2025 lalu.
Dialog ringan kali ini mengangkat tema yang menarik yakni "Manajemen Waktu di Bulan Ramadhan : Keseimbangan Antara Aktivitas dan Ibadah"
Dialog Ceria kali ini diisi oleh narasumber kece Nurhidayah selaku Bendahara Umum HMI Cabang Singaraja dan Zohratul Aolia selaku Wakil Sekretaris Umum Bidang Pembinaan Anggota (Wasekum PA) HMI Cabang Singaraja.
Dalam sesi diskusi ringan Nurhidayah menyampaikan bahwa bulan ramadhan merupakan bulan yang ditunggu, maka penting untuk kita bisa manajemen waktu pada bulan puasa ini.
"Bulan ramadhan ini adalah bulan yang paling di tunggu oleh semua umat muslim di seluruh dunia. Bulan ramadhan adalah bulan yang berkah dimana setiap kebaikan yang kita lakukan akan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Sehingga kita bisa memanfaatkan waktu dalam bulan ramadhan ini dengan baik. Manajemen waktu yang baik sangat penting dalam menyeimbangkan antara aktivitas sehari-hari dan beribadah di bulan ramadhan," ucapnya.
Aolia juga menyampaikan bahwa penting menentukan skala prioritas agar bisa memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan ini
"Bulan ramadhan yang hanya 1 kali dalam 1 tahun ini, penting untuk kita menentukan skala prioritas pada saat melaksanakan kegiatan, kurangin scroll yang tidak bermanfaat, dan meningkatkan minat belajar kita, agar kita menjadi pribadi yang lebih baik lagi", jelas Aolia.
Menyambung percakapan, Nurhidayah membagikan tips manajemen waktu agar tidak malas di bulan Ramdhan.
"Nah aku mau bagi tips nih bagaimana agar kita bisa manajemen waktu agar aktivitas dan ibadah seimbang sehingga rasa malas bisa teratasi", Tuturnya
Berikut tips manajemen waktu agar tidak malas selama bulan ramadhan ala Nurhidayah
1. Membuat rutinitas harian. Jadwalkan kegiatan apa yang ingin kita lakukan, memang pada awalnya susah tapi kebiasaan kecil itu bisa menjadi kebiasaan baik untuk kita kedepannya sehingga kita menjadi lebih produktif. Bulan puasa itu bukan hanya menahan lapar dan haus akan tetapi kita bisa memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.
2. Istirahat tepat waktu. Sebisa mungkin kita melakukan aktivitas yang bermanfaat, semisal sebelumnya kita sering bergadang setiap malamnya nah sekarang kita bisa istirahat lebih awal sehingga energi kita cukup untuk melakukan aktivitas besoknya
3. Beribadah tepat waktu. Sebelumnya mungkin ibadah kita hanya yang wajib wajib saja, sekarang kita bisa memperbanyak ibadah sunnahnya juga.
4. Menjaga pola makan dan makanan yang bergizi
Nurhidayah juga menjelaskan dalam sesi akhir dialog bahwa memaksa diri merupakan langkah awal agar bisa konsisten dalam melaksanakan ibadah.
"Berbicara konsisten itu hal yang memang susah untuk dilakukan, bagaimana kita konsisten dalam menjalankan ibadah tidak hanya pada saat bulan ramadhan tetapi juga pada bulan bulan lainnya. Hal ini bisa kita lakukan diawali dengan memaksa diri kita untuk melakukan ibadah minimal ibadah wajib kemudian nanti bisa di lanjutkan dengan ibadah sunnah lainnya, kemudian kita bisa mencari partner dalam mengerjakan ibadah ini agar ketika iman kita turun ada yang mengingatkan kita atau memaksa kita untuk tetap beribadah sehingga kebiasaan ini akan menjadi terbiasa pada waktunya. Selain itu niatkan ibadah itu untuk Allah SWT, bukan hanya mengejar pahala sebab ketika hati kita ikhlas melaksanakan ibadah tersebut rasanya akan ringan ketika dilakukan", Tutupnya.