AMBARARAJANEWS.COM_ Mahasiswa Bali Utara yang terdiri dari HMI Cabang Singaraja dan KMHDI Buleleng menggelar aksi turun ke jalan guna menuntut kenaikan harga BBM dan Tarif Dasar Listri (TDL) pada Jum'at (9/9) siang.
Aksi ini dimulai dengan iringan mahasiswa dari depan tugu singa kota Singaraja hingga ke kantor DPRD Buleleng.
Sesampainya di depan kantor DPRD Buleleng, para mahasiswa melakukan orasi sekaligus membacakan beberapa tuntutan.
Penyampaian orasi yang di dalamnya juga terdapat tuntutan dari masa aksi, didengarkan langsung oleh ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna.
Gede Supriatna menyambut kedatangan masa aksi dan mengaku bangga dengan mahasiswa yang kritis dengan kebijakan pemerintah.
"Saya memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya atas keberanian mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi demi kepentingan rakyat dan saya merasa bangga karena mahasiswa kritis terhadap kebijakan yang dibuat pemerintah," ucap Ketua DPRD Buleleng.
Dalam Aksi yang digelar hingga sore hari tersebut, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja, Agung Ardiansyah menyatakan bahwa masa aksi mendesak agar pihak DPRD bisa mengirimkan tuntutan mereka kepada pemerintah pusat.
"Kami yang hadir disini mendesak DPRD Kabupaten Buleleng agar langsung menandatangani dan mengirimkan tuntutan kami pada pemerintah pusat," ucap Agung.
Sejalan dengan Agung, Ketua Umum PC KMHDI Buleleng Ni Luh Sinta Yani menambahkan bahwa mereka akan kembali mendatangi kantor DPRD Buleleng untuk memantau hasil dari aksi tersebut.
"Sebagai bentuk kontroling, kami akan mendatangi kembali kantor DPRD untuk mengetahui sejauh mana aspirasi kami didengar dan ditanggapi oleh pemerintah. Apabila hasilnya tidak sesuai harapan kami, tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan aksi jilid dua," tegas Sinta.