Penulis: Tim Redaksi LAPMI-HMI Cabang Singaraja
AMBARARAJANEWS.COM- Banyaknya kebijakan pemerintah yang tidak pro terhadap masyarakat menengah ke bawah, mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Singaraja dan Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia Cabang Buleleng mendatangi Gedung DPRD Buleleng pada Jumat, (09/09/2022).
Kedatangan HMI X KMHDI ke Gedung DPRD Buleleng bertujuan menyampaikan aspirasi masyarakat yang dirasa sangat mencekik dan menyengsarakan masyarakat Indonesia.
Aksi ini dibawah arahan koordinator lapangan (Korlap) Wahyu Candra Kurniawan. Mewakili mada aksi, Wahyu menyampaikan ada 6 (enam) tuntutan yang dibawa oleh HMI X KMHDI.
"Pada aksi ini, kami murni menyampaikan aspirasi masyarakat yang dirasa kebijakan pemerintah saat ini bukanlah solusi yang tepat untuk mensejahterakan rakyat, malahan sebaliknya, menyengsarakan rakyat. Maka dari itu, kami disini membawa 6 poin tuntutan", jelas Korlap.
Sumber Gambar: Dokumentasi HMI X KMHDI
Keterangan Gambar: Korlap, Wahyu Candra Kurniawan
"6 poin itu yang pertama Menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kedua Pemberantasan mafia Migas dan Pertambangan , ketiga Penolakan Tarif Dasar Listrik , keempat Penundaan Proyek Strategis Nasional yang tidak berpihak terhadap rakyat , kelima Pembubaran lembaga-lembaga negara yang tidak berfungsi secara optimal dan membebankan APBN dan terakhir Melakukan realokasi anggaran untuk mendukung subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM)", lanjutnya.
Sumber Gambar: Dokumentasi HMI X KMHDI
Keterangan Gambar: Pembacaan Puisi oleh Korlap
6 poin tuntutan ini diharapkan dapat disampaikan kepada pemerintah pusat untuk ditindaklanjuti demi kesejahteraan masyarakat Indonesia.