AMBARARAJANEWS.COM- Tepat pada Rabu (18/05/22) kemarin, HMI Cabang Singaraja adakan acara Halal Bihalal dan Diskusi Pelayanan Publik dengan Tema "Bedah Pelayan Publik" yang bertempat di Rumah Makan Manalagi, Teleng, Singaraja.
Acara ini dihadiri oleh Kapolres Buleleng, perwakilan Dandim 1609, perwakilan Komandan Yonif Raider 900/SBW Buleleng, Komisioner Bawaslu Buleleng, Ketua KNPI Buleleng, dan OKP Buleleng serta para pemateri Diskusi Pelayanan Publik yakni Ketua MD Kahmi Buleleng, Lewa Karma, M.Pd dan Redaktur Radar Bali, Muhammad Ridwan, S.Pd.
Acep Taufik Hidayat selaku Ketua Panitia menjelaskan bahwa tujuan dari Halal Bihalal dan Diskusi Pelayanan Publik.
"Semoga dengan Halal Bihalal ini makin mempererat tali silaturahmi antara kader HMI Cabang Singaraja, Alumni dan para tamu undangan yang sudah berkenan Hadir. Sementara, Diskusi Pelayanan Publik ini kami adakan dengan harapan mampu memberikan pemahaman terkait dengan Pelayanan Publik", Jelas Acep.
Dalam Sambutannya, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja Agung Ardiansyah selain menyampaikan tujuan dari kegiatan tersebut, dirinya juga menyampaikan bahwa Kohati HMI Cabang Singaraja akan mengadakan kegiatan nasional.
"Pada bulan Juni mendatang, Kohati HMI Cabang Singaraja akan mengadakan Latihan Khusus Kohati Tingkat Nasional dengan gaung "Perempuan Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045". Kami memohon dukungan dari berbagai pihak untuk mensukseskan kegiatan ini" tutur Agung.
Usai Halal Bihalal yang berlangsung hikmat, kegiatan dilanjutkan dengan Diskusi Pelayanan Publik yang dipandu langsung oleh Iba Kholifah Dwi Putra selaku Moderator.
Dalam penyampainya, Redaktur Radar Bali, Muhammad Ridwan selaku pemateri pertama menyampaikan Pelayanan Publik menjadi urgen untuk disoroti karena ini menyangkut kemaslahatan masyarakat.
"Pelayanan publik adalah dari, oleh dan untuk rakyat. Sehingga rakyat memiliki hak untuk mendapatkan pelayanan dari pemberi pelayanan. Pelayanan publik yang baik haruslah cepat dan tepat, tidak berbelit-belit, prasarana yg memadai, penyelesaian yg jelas dan lain sebagainya. Pengawas pelayanan publik lebih responsif terhadap masalah-masalah yang dihadapi sehingga kecurangan-kecurangan yg terjadi tidak lagi menjamur di masyarakat", Papar Ridwan.
Lebih lanjut, Lewa Karma, M.Pd selaku Ketua MD Kahmi Buleleng yang menjadi pemateri kedua menjelaskan Pelayanan Publik harus membuat nyaman penerima layanan publik.
"Pelayanan publik haruslah membuat rakyat mendapatkan kepuasan dan kenyamanan. Masyarakat bisa mengkritisi apabila dalam pelayanan dirasa tidak memuaskan. Tugas dari pelayan publik haruslah sesuai dengan SOP yang berlaku", Jelas Lewa Karma.