Indonesia Krisis Kepercayaan


Penulis: Rahmat (Ketua Umum Badko Bali-Nusra HMI)

AMBARARAJANEWS.COM- Indonesia sedang mengalami krisis kepercayaan oleh masyarakat, sebab banyak persoalan yang dialami oleh masyarakat justru pemerintah tidak mampu memberikan solusi seperti persoalan kenaikan harga BBM, turunnya harga gabah, hingga isu miris yang membawa nama rakyat untuk melanjutkan 3 periode Presiden Joko Widodo, serta penundaan pemilu.

Padahal pemerintah dilarang berbisnis dengan rakyat apalagi menjual kepentingan politik membawa nama rakyat.

Pasca dilanda dampak covid-19 yang cukup panjang masyarakat masih mengalami krisis ekonomi, apalagi bagi masyarakat kelas bawah. 

Kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM secara terburu-buru dapat semakin mempersulit masyarakat kecil yang banyak menggunakan BBM. Sebagai contoh, untuk wilayah Bali, NTB dan NTT Pertamax dipatok Rp12.500 per liter.

Dalam kondisi seperti inilah sebenarnya pemerintah harus lebih memperhatikan kondisi rakyat, apalagi ditengah anjloknya harga gabah, dan itu adalah salah satu sumber pendapatan masyarakat terlebih khusus para petani.

Jangan biarkan masyarakat tidak berdaya disaat kondisi seperti ini, seharusnya pemerintah hadir melindungi masyarakat dengan kebijakannya bukan malah sebaliknya, mecekik masyarakatnya.

Rakyat sudah tidak lagi percaya kepada pemerintah, apalagi isu 3 periode Presiden Joko Widodo, jangan sampai rakyat hanya sebagai sampel kepentingan oligarki tapi kesejahtaraan rakyat terabaikan.