Gelar Audiensi, Ambara Lontarkan 3 Tuntutan! Begini Tanggapan Ketua DPRD Buleleng

Sumber Gambar: Dokumen Pribadi LAPMI-HMI Cabang Singaraja

Penulis: Tim Redaksi


AMBARARAJANEWS.COM- Mahasiswa Bali Utara yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bali Utara Bersuara (Ambara) yang terdiri dari HMI Cabang Singaraja, KMHDI Buleleng, IMM Buleleng, IMBIPU, Jong Java Banyuwangi, Ikamala Singaraja dan DPK GMNI Undiksha menggelar aksi dengan cara yang berbeda, yakni dengan mengadakan audiensi langsung ke Gedung DPRD, tepatnya di Ruang Sidang Komisi pada Jumat, 22 April 2022.

Miftahul Anam selaku koordinator Aliansi Mahasiswa Bali Utara Bersuara (Ambara) dalam pembukaannya menyampaikan tujuan dari audiensi ini berasal dari keresahan masyarakat atas kebijakan-kebijakan pemerintah yang dirasa mencekik masyarakat.

"Kami mahasiswa yang memang seharusnya menjadi agen of change harus bergerak untuk masyarakat, dan kali ini, kami datang kesini atas dasar keresahan masyarakat yang selama ini semakin menjerit dengan adanya kebijakan baru pemerintah yang mencekik, maka dari itu kami yang tergabung dalam Organisasi Kepemudaan (OKP) dan Organisasi Mahasiswa Daerah (Ormada) yang berada di Buleleng ingin menyampaikan tuntutan kami atas dasar kepentingan masyarakat", Tegas Anam.

Dilanjut dengan pernyataan dari Agung Ardiansyah, Ketua Umum HMI Cabang Singaraja ada tiga tuntutan yang ingin disampaikan agar nanti bisa untuk ditindaklanjuti.

"Atas dasar keresahan masyarakat, ada tiga poin penting yang ingin kami sampaikan disini yaitu Kelangkaan BBM, dampaknya sangat dirasakan oleh masyarakat yang kebanyakan profesinya menjadi nelayan, solar semakin langka, kenaikan harga minyak goreng, ibu-ibu menjerit karena kenaikan harga minyak goreng, isu gas LPG yang akan mengalami kenaikan harga, hal ini menjadi keresahan masyarakat, selain itu terkait perhelatan KTT G20 apakah akan melibatkan UMKM yang ada di Bali, kami siap mengawal G20 jika mengakomodir UMKM di Bali", Jelas Agung.

Dalam pertemuan tersebut, Luh Sinta Yani, Ketua PC KMHDI Buleleng juga menyampaikan bahwa memang isu pandemi akan berakhir dan akan segera endemi, tetapi muncul isu-isu baru yang tidak ramah masyarakat.

"Isu pandemi sekarang sudah mulai turun dan akan menjadi endemi, tetapi isu baru yang tidak sedap muncul yakni kelangkaan BBM dan kenaikan harga minyak goreng, dan setelah kami melakukan survei terkait kenaikan harga BBM, memang benar hal itu menjadi keresahan masyarakat sekarang. Selain itu terkait G20 yang dicanangkan pemerintah akan diadakan di Bali, kami berharap G20 mampu mengakomodir UMKM Bali, dan dapat menjadi jalan pemulihan ekonomi", Ungkap Sinta.

Niatan baik dari mahasiswa Buleleng ini juga disambut baik oleh DPRD Buleleng. Dalam pertemuan tersebut Gede Supriatna,SH, selaku ketua DPRD Buleleng menanggapi tuntutan dari mahasiswa. Terkait tiga tuntutan tadi, dari DPRD akan berusaha mengkomunikasikan sesuai dengan kewenangan kami di DPRD Buleleng.

"Saya sangat mengapresiasi adik-adik mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi-aspirasi yang merupakan keresahan dari masyarakat, terkait tiga poin tadi, kami dari DPRD Buleleng akan berusaha untuk mengkomunikasikan dan mengkoordinasikannya dengan dinas-dinas terkait atau pihak-pihak yang memiliki wewenang, tentunya sesuai dengan kewenangan kami di DPRD Buleleng". Ungkap Supriatna, Ketua DPRD Buleleng.